Bab 1:
Perkenalan, Installasi
dan Konfigurasi
Perkenalan
1.1 Sebelum Belajar PHP
Sebelum lebih lanjut mempelajari bagaimana membuat web dinamis, atau aplikasi
berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, penulis menyarankan anda untuk terlebih
dahulu mengerti bagaimana membangun web menggunakan HTML. Ini digunakan
sebagai bekal awal agar nantinya anda tidak kesulitan dalam mengenali tag-tag HTML
yang digunakan dalam membuat website dinamis di ebook PHP ini. Perlu diketahui PHP
yang akan dipelajari dalam ebook PHP ini adalah PHP versi ke 5. Karena pada dasarnya
tidak terlalu jauh berbeda antara versi 5 dengan PHP versi terbaru yakni PHP 6,
perbedaan yang mendasar hanyalah fitur OOP-nya saja, dan OOP tidak dibahas secara
detil dalam ebook PHP ini. Namun mengingat cakupan PHP begitu luas, saya akan
menghadirkannya nanti di ebook free edisi selanjutnya.
1.2 Perkenalan PHP, MySQL, Apache, dan OpenSource
Sebelum mengenal PHP, MySQL, Apache, perlu diketahui ketiga aplikasi yang
disebutkan tadi merupakan aplikasi open source. Aplikasi OpenSource merupakan
aplikasi berlisensi GPL (General Public License) yang diperuntukkan secara bebas
digunakan oleh Masyarakat Internasional dan sifatnya gratis, open source berarti kode
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
2
sumbernya terbuka, dimana seorang pengguna, maupun pengembang, dapat
mengkostumisasi, dan mengembangkan kode tersebut secara bebas.
Opensource memungkinkan para programmer dunia membuat aplikasi tersebut
mengalami perkembangan yang sangat pesat sebagaimana halnya Linux, linux
mengalami perkembangan yang begitu cepat, dan pesat jauh berbeda dengan metode
yang diterapkan oleh Microsoft yakni Closed Source pada aplikasi-aplikasi buatannya.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
3
1.2.1 Apa itu PHP
PHP Pertama kali ditemukan pada 1995 oleh seorang Software Developer bernama
Rasmus Lerdrof. Ide awal PHP adalah ketika itu Radmus ingin mengetahui jumlah
pengunjung yang membaca resume onlinenya. script yang dikembangkan baru dapat
melakukan dua pekerjaan, yakni merekam informasi visitor, dan menampilkan jumlah
pengunjung dari suatu website. Dan sampai sekarang kedua tugas tersebut masih tetap
populer digunakan oleh dunia web saat ini. Kemudian, dari situ banyak orang di milis
mendiskusikan script buatan Rasmus Lerdrof, hingga akhirnya rasmus mulai membuat
sebuah tool/script, bernama Personal Home Page (PHP).
Kebutuhan PHP sebagai tool yang serba guna membuat Lerdorf melanjutkan untuk
mengembangkan PHP hingga menjadi suatu bahasa tersendiri yang mungkin dapat
mengkonversikan data yang di inputkan melalui Form HTML menjadi suatu variable,
yang dapat dimanfaatkan oleh sistem lainnya. Untuk merealisasikannya, akhirnya Lerdrof
mencoba mengembangkan PHP menggunakan bahasa C ketimbang menggunakan Perl.
Tahun 1997, PHP versi 2.0 di rilis, dengan nama Personal Home Page Form Interpreter
(PHP-FI). PHP Semakin popular, dan semakin diminati oleh programmer web dunia.
Rasmus Lerdrof benar-benar menjadikan PHP sangat populer, dan banyak sekali
Team Developer yang ikut bergabung dengan Lerdrof untuk mengembangkan PHP
hingga menjadi seperti sekarang, Hingga akhirnya dirilis versi ke 3-nya, pada Juni 1998,
dan tercatat lebih dari 50.000 programmer menggunakan PHP dalam membuat website
dinamis.
Pengembangan demi pengembangan terus berlanjut, ratusan fungsi ditambahkan
sebagai fitur dari bahasa PHP, dan di awaal tahun 1999, netcraft mencatat, ditemukan
1.000.000 situs di dunia telah menggunakan PHP. Ini membuktikan bahwa PHP
merupakan bahasa yang paling populer digunakan oleh dunia web development. Hal ini
mengagetkan para developernya termasuk Rasmus sendiri, dan tentunya sangat diluar
dugaan sang pembuatnya. Kemudian Zeev Suraski dan Andi Gutsman selaku core
developer (programmer inti) mencoba untuk menulis ulang PHP Parser, dan
diintegrasikan dengan menggunakan Zend scripting engine, dan mengubah jalan alur
operasi PHP. Dan semua fitur baru tersebut di rilis dalam PHP 4.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
4
13 Juli 2004, evolusi PHP, PHP telah mengalami banyak sekali perbaikan disegala
sisi, dan wajar jika netcraft mengumumkan PHP sebagai bahasa web populer didunia,
karena tercatat 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server side scriptingnya.
PHP saat ini telah Mendukung XML dan Web Services, Mendukung SQLite. Tercatat
lebih dari 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server scriptingnya. Benarbenar
PHP sangat mengejutkan.
Yang menjadikan PHP berbeda dengan HTML adalah proses dari PHP itu sendiri.
HTML merupakan bahasa statis yang apabila kita ingin merubah konten/isinya maka
yang harus dilakukan pertama kali nya adalah, membuka file-nya terlebih dahulu,
kemudian menambahkan isi kedalam file tersebut. Beda hal nya dengan PHP. Bagi anda
yang pernah menggunakan CMS seperti wordpress atau joomla yang dibangun dengan
PHP tentunya, ketika akan menambahkan konten kedalam website, anda tinggal masuk
kedalam halaman admin, kemudian pilih new artikel untuk membuat halaman/content
baru. Artinya hal ini, seorang user tidak berhubungan langsung dengan scriptnya.
Sehingga seorang pemula sekalipun dapat menggunakan aplikasi seperti itu.
Keunggulan PHP :
1. Gratis
Apa yang membuat PHP begitu berkembang sangat pesat?? hingga jutaan domain
menggunakan PHP, begitu populernya PHP?? Jawabannya adalah karena PHP itu
gratis. Saya sendiri menyukai bahasa yang satu ini selain mudah juga karena gratis.
2. Cross platform
Artinya dapat di gunakan di berbagai sistem operasi, mulai dari linux, windows, mac
os dan os yang lain.
3. Mendukung banyak database
PHP telah mendukung banyak database, ini mengapa banyak developer web
menggunakan PHP Adabas D Adabas D, dBase dBase, Empress Empress, FilePro
(read-only) FilePro (read-only) Hyperwave, IBM DB2, Informix, Ingres, InterBase,
FrontBase mSQL, Direct MS-SQL, MySQL MySQL, ODBC, Oracle (OCI7 and
OCI8), Ovrimos, PostgreSQL SQLite, Solid, Sybase, Velocis, Unix dbm.
4. On The Fly
PHP sudah mendukung on the fly, artinya dengan php anda dapat membuat document
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
5
text, Word, Excel, PDF, menciptakan image dan flash, juga menciptakan file-file
seperti zip, XML, dan banyak lagi.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
6
1.2.2 Apa itu MySQL
MySQL adalah Database
Database sendiri merupakan suatu jalan untuk dapat menyimpan berbagai informasi
dengan membaginya berdasarkan kategori-kategori tertentu. Dimana informasi-informasi
tersebut saling berkaitan, satu dengan yang lainnya.
MySQL bersifat RDBMS (Relational Database Management System)
RDBMS memungkinkan seorang admin dapat menyimpan banyak informasi ke
dalam table-table, dimana table-table tersebut saling berkaitan satu sama lain.
Keuntungan RDBMS sendiri adalah kita dapat memecah database kedalam table-table
yang berbeda. setiap table memiliki informasi yang berkaitan dengan table yang lainnya.
Mengapa Menggunakan MySQL
1. Gratis
Sama dengan PHP, MySQL bersifat opensource, semua orang bebas menggunakannya
tanpa harus membayar sepeser pun
2. Cross Platform
MySQl dapat digunakan under windows, ataupun under linux.
3. Lengkap dan Cepat
Pasangan yang cocok dengan PHP. Wajar jika banyak hosting saat ini mendukung
adanya PHP dan MySQL karena kecepatan, gratis, dan dapat di jalankan di sistem
operasi manapun.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
7
1.2.3 Apa itu Apache
Mengapa menggunakan Apache?
1. Merupakan webserver.
Tempat php engine/processor berada. Tempat meletakkan file-file php dan database.
Ketika user melakukan request http:// membuka suatu halaman, disinilah apache
bekerja. Menjawab request tersebut dengan menampilkan halaman yang diminta.
2. Apache sama seperti PHP dan MySQL, Gratis.
3. Cross Platform
Perbedaan fungsi antara PHP, MySQL dan Apache adalah, PHP merupakan
bahasanya, MySQL adalah databasenya, dan Apache merupakan webserver yang
dapat mengeksekusi script php dan menampilkannya kepada user, dan melalui apache
lah php dapat mengolah data dan menyimpan data tersebut ke dalam database.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
8
1.3 Mengapa PHP? dan Bagaimana Masa Depan PHP?
PHP telah benar-benar mempengaruhi dunia internet saat ini. Facebook yang anda
kenal selama ini dibangun menggunakan PHP, begitu juga dengan Yahoo, dan masih
banyak lagi yang website populer lain yang menggunakan php sebagai bahasa intinya.
Programmer sistem informasi saat ini lebih cenderung membangun sistem informasi
berbasis website, ketimbang desktop application, karena fitur yang dihasilkan sama
persis, installasi mudah, dapat dijalankan dibanyak PC, dengan spek yang minim.
Saya ketika masih menjadi mahasiswa pun pernah mendapatkan tawaran bekerja
sebagai developer sistem informasi kepegawaian pada salah satu media cetak yang cukup
besar, dari pihak mereka sendiri pun mengutamakan PHP ketimbang bahasa/tools
programming yang lainnya.
“Masa Depan PHP? PHP sekarang sudah menguasai
dunia dengan semua kemudahan dan kegratisannya.”
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
9
Installasi
1.4 Installasi PHP, MySQL, & Apache dengan xampp
Pada bagian ini akan dijelaskan bagaimana anda dapat menjalankan PHP, MySQL
dan Apache secara bersamaan.
Ada 2 opsi sebetulnya, pertama anda menginstall ketiga aplikasi tersebut satu
persatu, dan kemudian mengkonfigurasikan satu persatu aplikasi-aplikasi tersebut sampai
semuanya terintegrasi, tentunya hal ini benar-benar merepotkan, dan opsi yang kedua
adalah, saat ini telah banyak web server paketan yang didalamnya telah berisi PHP,
MySQL, dan Apache, dan yang lebih mengasyikan lagi, paket ini gratis, beberapa paket
yang terkenal adalah, Sokkit, wammp, xampp, easyphp, apachetriad, dan masih banyak
lagi, namun saya sendiri lebih prefer menggunakan xampp, karena sekali install, semua
beres, tanpa harus konfigurasi lagi, yang menyenangkan adalah xampp sudah
menyediakan Zend PHP Framework dan PHP Pear.
Oke kita langsung saja kepada praktik dalam menginstallasi xampp, sebuah paket
yang berisi PHP, MySQL, Apache secara lengkap. xampp sendiri bisa langsung anda
download di http://www.apachefriends.com. Anda tinggal mengekstraknya lalu klik dua
kali.
Langkah 1:
Double klik xampp yang sudah anda download, yakni xampp-win32-1.7.3.exe
Gambar 1.1 (Xampp Applcation Icon)
klik 2 kali xamppwin32-
1.7.3.exe
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
10
Langkah 2 :
Nah kalau sudah melihat button install, tangan kita sudah gatal-gatal ingin segera
mengkliknya, biarkan seperti itu saja, kemudian klik install. Sehingga nanti xamppnya
akan terinstall secara otomatis di c:\xampp
Gambar 1.2 (Xampp Install Step 1)
Langkah 3 :
Tunggu sampai progress bar (prosesnya) beres…
Gambar 1.3 (Xampp Install Step 2)
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
11
Langkah 4 :
Apakah anda ingin shortcut xampp control panel di letakkan di desktop ataupun start
menu ? ketik y saja untuk yes kemudian enter.
Gambar 1.4 (Xampp Install Step 3)
Langkah 5 :
Pertanyaan ini untuk memperbaiki direktori install, apakah sudah benar letak
direktorinya? Ketik y saja kemudian enter.
Gambar 1.5 (Xampp Install Step 4)
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
12
Langkah 6 :
Selanjutnya akan ada pertanyaan, apakah anda ingin memasukkan xampp kedalam
flashdisk, sehingga xampp anda bisa digunakan secara portable, artinya anda dapat
menjalankan secara portable, tidak perlu install lagi jika di jalankan dikomputer lain.
Bagi yang sudah mengerti diharapkan diam saja, penulis sedang menjelaskan ke orang
yang belum mengerti. Mohon bersabar. .
Ketik n saja untuk tidak, kemudian enter. Lalu diamkan sejenak.
Gambar 1.6 (Xampp Install Step 5)
Langkah 7 :
Lalu enter saja.
Gambar 1.7 (Xampp Install Step 6)
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
13
Langkah 8 :
Lagi-lagi pertanyaan… Ck.. ck… ck.. Sabar… sabar… Silahkan enter saja.
Gambar 1.8 (Xampp Install Step 7)
Langkah 9 :
Oke, terakhir ada pertanyaan apakah anda ingin menjalankan pilihan yang disediakan??
Penulis menekan x kemudian enter untuk keluar dari install. So far, jika anda mengikuti
proses ini dan tampilannya sama dengan yang penulis jabarkan disini berarti anda telah
selesai menginstall xampp.
Gambar 1.9 (Xampp Install Step 8)
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
14
Selesai sudah installasi xampp versi 1.7.3, untuk menjalankan xampp anda bisa langsung
double klik Xampp Control Panel di desktop.
Anda juga bisa mencarinya di start menu | xampp for windows kemudian klik xampp
control panel.
Gambar 1.10 (Xampp Start Menu)
Kemudian nanti akan tampil windows seperti ini :
Gambar 1.11 (Xampp Control Panel)
Mungkin anda bertanya-tanya, apa yang harus saya klik? Dalam mempelajari PHP
dan MySQL kita cuma butuh dua services yang berjalan. Pertama adalah Apache, dan
kedua Adalah MySQL. Apache inilah yang nantinya dapat menjalankan script PHP, dan
MySQL adalah service yang digunakan untuk dapat membuat database mysql.
Bab1: Perkenalan Installasi dan Konfigurasi
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
15
Oke yang perlu diklik adalah start di baris Apache dan Start di baris MySQL,
sisanya digunakan untuk FTP, Email, dan bahasa yang lain selain PHP. Oke? Silahkan
klik start apache dan start mysql. Sehingga hasilnya menjadi seperti ini :
Gambar 1.12 (Xampp Control Panel Start Service)
Jika sudah seperti ini, artinya anda telah berhasil menjalankan service apache dan
mysql. Untuk mengetes apakah sudah benar-benar berhasil, anda bisa membuka browser
internet favorit anda, di sini penulis menggunakan browser internet mozilla firefox.
Kemudian ketikkan http://localhost di addressbar, kemudian enter. Apabila anda melihat
tampilan yang sama seperti dibawah ini, anda sudah bisa bermain-main dengan PHP.
Bab2: Bekerja dengan PHP
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
16
Bab 2:
Bekerja dengan PHP
2.1 Struktur Syntax PHP
Oke sebelum bekerja dengan php, pada bab sebelumnya kita sudah berhasil
menginstall xampp, namun kita belum dapat menjalankan skrip phpnya dan juga belum
dapat menikmati database mysqlnya. Untuk dapat menjalankan keduanya kita cukup, cari
xampp-control panel di start menu, dan kita klik tombol start pada baris apache dan
mysql, hingga nanti anda label hijau dengan tulisan running seperti ini :
Gambar 2.1 (Xampp Control Panel)
Bab2: Bekerja dengan PHP
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
17
ini tandanya kita sudah dapat bekerja dengan mysql maupun php.
Kita akan coba masuk kedalam pembahasan, bekerja dengan PHP. Sebelumnya kita
telah praktikan bagaimana menginstall xampp agar PHP dan MySQL dapat dijalankan di
mesin lokal. Sekarang saatnya kita akan coba mengetahui struktur dari syntax PHP. Saya
asumsikan anda sudah menguasai HTML.
Ya, PHP sama dengan HTML, untuk dapat menjalankan scriptnya maka anda harus
mengetikkan syntax-syntaxnya ke dalam satu buah file dengan menggunakan text-editor
seperti notepad, atau text editor kesukaan anda, kemudian meletakkan file tersebut pada
suatu direktori khusus yakni defaultnya adalah di :
c:\xampp\htdocs\
Kemudian untuk dapat menjalankan skrip tersebut gunakanlah browser internet
seperti mozilla firefox. Dengan mengisi alamat di address bar seperti ini misalnya :
http://localhost/direktori/file.php
saya akan jelaskan nanti arti dari alamat tersebut.
2.1.2 Struktur halaman PHP 1
Struktur halaman php bentuknya seperti ini :
Untuk mengetikkan baris code php, maka anda perlu mengapitnya dengan tag karena di luar dari itu php engine tidak menganggapnya sebagai script
php, melainkan hanya html biasa. Sebagai contoh kita akan menggunakan php, untuk
menampilkan kalimat “Hallo dunia PHP?!” kita cukup membuka notepad, lalu ketikan
seperti ini di notepad :
oke, setelah mengetik semua, silahkan save di :
c:\xampp\htdocs\
buat folder baru dengan nama latihanphp, lalu save dengan nama latihan1.php, sehingga
nanti struktur pathnya adalah :
Bab2: Bekerja dengan PHP
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
18
c:\xampp\htdocs\latihanphp\latihan1.php
untuk menjalankan script tersebut anda cukup mengetikkan di browser :
http://localhost/latihanphp/latihan1.php
hasil di browser adalah seperti ini :
Gambar 2.2 (Hallo PHP?)
ini terjadi karena direktori default apache untuk dapat menjalankan php adalah
c:\xampp\htdocs, maka untuk dapat membuka file latihan1.php, kita cukup ketikkan
alamat :
http://localhost/latihanphp/latihan1.php
Mudah ya? Mudah. Nggak ada yang sulit kan? nggak ada dong, iya kan??? semangaat!
Anda dapat merubah direktori default dari apache dengan mengkonfigurasi ulang file
httpd.conf yang terletak di :
C:\xampp\apache\conf\httpd.conf
Bab2: Bekerja dengan PHP
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
19
2.1.3 Cara Penulisan Coding PHP yang baik
Oke, kita lanjut, agar ketika melakukan coding dengan PHP dapat terbaca dengan
mudah, dan algoritmanya terbaca dengan jelas, maka dalam menyusun coding harus di
atur sedemikian rupa.
Contoh penulisan coding yang buruk seperti adalah seperti list code di bawah ini.
Ini cuma, contoh saja, mungkin anda belum mengerti arti dari baris-baris code tersebut,
saya cuma memberikan contoh saja.
<?php
// file latihan_213.php
if ($_POST["nama"] == "Anggie")
{
echo "
Hei $_POST[‘nama’]
;
}
else
{
echo “
Anda bukan Anggie!
”
}
// masih dengan contoh yang sama,
// namun dengan cara penulisan yang berbeda
if ($_POST[“nama”] == “Anggie”)
{
echo “
“;
echo “Hei “;
echo $_POST[‘nama’];
echo “
“;
}
else
{
echo “
“;
echo “Anda bukan Anggie!”;
echo “
“;
}
?>
Script ini sulit untuk dibaca, karena jika ada programmer lain atau mungkin anda
yang bertahun-tahun liburan kemudian ingin membaca kode-kode yang anda buat
tersebut tentunya akan mengalami kesulitan membedakan fungsi-fungsi dari baris
Bab2: Bekerja dengan PHP
Oleh : Loka Dwiartara | http://www.ilmuwebsite.com
20
kodenya. Bayangkan jika seorang programmer mengetik kode-kode ratusan bahkan
ribuan kode dengan cara penulisan seperti itu ??? Mungkin programer yang membacanya
akan mual-mual. 8-}.
Untuk saat ini karena kita baru belajar bahasa pemrogaman php, maka belum terasa
kesusahannya jika tidak menulis kode dengan cara yang baik.
Saya mengibaratkan penulisan kode yang baik itu seperti seorang penulis
mengarang sebuah cerita. Seorang penulis yang baik itu dapat mempermudah si pembaca
dalam membaca tulisan karangan si penulis, mulai dari tanda baca, tahu letak berhenti
suatu kalimat, paragraf, benar-benar memudahkan, beda dengan penulis yang salah urat,
saya mengatakannya salah urat karena, penulis ini membuat cerita tapi tidak
mempedulikan tanda baca, ini artinya penyiksaan dini bagi para pembacanya. Ya, contoh
coding yang baik adalah seperti ini :
<?php
if ($_POST["nama"] == "Anggie")
{
echo "
Hei $_POST[‘nama’]
;
}
else
{
echo “
Anda bukan Anggie!
”
}
// masih dengan contoh yang sama,
// namun dengan cara penulisan yang berbeda
if ($_POST[“nama”] == “Anggie”)
{
echo “
“;
echo “Hei “;
echo $_POST[‘nama’];
echo “
“;
}
else
{
echo “
“;
echo “Anda bukan Anggie!”;
echo “
“;
}
?>